Manchester United Kecewa Dengan Performa Martial

Manchester United menelan kekalahan 0-1 dari Newcastle United terhadap pertandingan pekan ini di St James Park Minggu (3/12/2023) dini hari WIB. Roy Keane, yang merupakan legenda MU, mengulas berkenaan ketidak-konsistenan penyerang Anthony Martial dalam mencetak gol selama kariernya.

Diketahui Martial diberi kesempatan bermain di posisi penyerang sebagai pengganti Rasmus Hojlund, tetapi penampilannya tidak cukup memuaskan sehingga akhirnya dia digantikan oleh pemain muda Denmark tersebut di babak kedua.

“Harus fokus terhadap pemain di klub selagi ini. Kami menyebut Martial, sebagian sentuhan pertama yang dia dapatkan tadi malam, kita memaafkan Martial gara-gara dia mencetak gol tiap tiap 14 tahun,” ucapnya dikutip dari DailyMail.

Eks gelandang MU itu tidak mulai terkesan bersama dengan penampilan Martial https://thedependentartfair.info/ di kandang Newcastle. Dengan rasa frustrasinya yang begitu besar, Keane mengatakan kepada Martial untuk bermain di liga yang berada di tingkat yang lebih rendah daripada Liga Inggris.

Keane mengevaluasi bahwa kala MU tengah di bawah tekanan dari Newcastle, para pemain harusnya mampu menguasai bola bersama dengan baik untuk membalikkan situasi. Akan tetapi, Keane mengkritik kemampuan Martial yang dianggap tidak mampu mengendalikan bola mirip sekali.

Baca juga:

Kami Seharusnya Kubur Indonesia di Babak Pertama Ungkap Pelatih Filipina

Sejarah Olahraga Renang di Dunia dan Indonesia

“Dia menyentuh bola dan mengimbuhkan bola bersama dengan benar-benar mudah. Anda sebaiknya turun ke liga yang lebih rendah saja,” lanjutnya.

Setan Merah telah mengalami kekalahan keenam mereka di dalam musim ini di ajang Liga Inggris. Dampaknya, posisi pasukan Erik Ten Hag kini tergelincir ke peringkat ketujuh di dalam klasemen Liga Inggris bersama dengan raihan 24 poin.

Tidak Memiliki Mentalitas

Hingga selagi ini, Manchester United belum sukses raih kemenangan di dalam satu pun pertandingan tandang di Liga Inggris melawan tidak benar satu dari sembilan tim paling atas di dalam divisi tersebut sejak Erik Ten Hag mengambil alih tim terhadap musim panas th. lalu.

Keane percaya sebagian pemain di klub tidak mampu ‘memenuhi tuntutan’ yang ditimbulkan oleh bermain untuk raksasa Inggris.

“Mereka menyatakan peristiwa melawan tim-tim yang lebih kecil biarpun th. ini mereka kesusahan mengalahkan tim-tim yang lebih kecil,” kata Keane.

Harus Menangi Big Match

Roy Keane menyatakan bahwa banyak pemain di Manchester United tidak pantas berada di dalam skuad, terutama gara-gara mereka gagal menampilkan performa yang cukup kala berhadapan bersama dengan klub-klub besar lainnya.

“Anda menilai Manchester United berdasarkan apa yang mereka lakukan di pertandingan besar, di Newcastle lebih-lebih sehabis lawatan ke Eropa, itu adalah tanggung jawab pemain MU,” jelasnya

“Jika Anda tidak mampu mencukupi tuntutan bermain melawan tim top lainnya maka Anda bukanlah pemain yang cocok bermain di klub ini,” tambahnya.